Browser Wars

  • Mengapa Browser begitu penting dalam E-Comerce/E- Business sehingga Pemerintah Amerika Serikat sampai terlibat ke dalam kasus Microsoft vs Netscape?

Hal ini dikarenakan E-Commerce/ E-Business terdiri dari pembelian dan penjualan produk atau jasa melalui suatu sistem elektronik seperti internet dan jaringan komputer lainnya. Pada tahun 1990 Tim Berners-Lee menciptakan WorldWideWeb (www), suatu web browser dan mengubah jaringan telekomunikasi akademik ke dalam dunia komunikasi sehari-hari orang, sistem ini umumnya disebut dengan internet (www). Perusahaan komersial di internet sangat dilarang sampai tahun 1991. Meksipun internet menjadi popular di seluruh dunia sekitar 1994, ketika pertama belanja online di internet membutuhkan waktu sekitar lima tahun untuk memperkenalkan protocol keamanan dan DSL (Digital Subscriber Line) terus menerus memungkinkan koneksi ke internet. Pada akhir tahun 2000 banyak orang Eropa dan perusahaan-perusahaan bisnis Amerika menawarkan jasa mereka melalui internet. Sejak itu orang mulai mengaitkan kata “e-commerce” dengan kemampuan membeli berbagai barang melalui internet menggunakan protocol aman dan pembayaran elektronik. Dalam transaksi di World Wide Web, penjual dan pembeli membutuhkan browser untuk menawarkan dan membeli barang atau jasa di internet sehingga dengan browser yang berbeda maka fasilitas yang ditawarkan juga berbeda seperti kemudahan perolehan, pemakaian, fitur dan lain-lain. Diantaranya semua kemudahan perolehan adalah hal yang penting bagi pengguna terhadap browser karena jika sebuah browser dengan mudah gratis didapatkan maka konsumen akan lebih memilih browser tersebut sebagai perantara transaksi.

  • Sumber Referensi

  1. Definisi Perang Browser (Browser Wars)
  2. Definisi Perdagangan Elektronik (Electronic Commerce/ e-commerce)


Dotcom Bubble Burst

  • Mengapa terjadi Dotcom Bubble Burst di tahun 2000an?

Hal ini disebabkan karena selama tahun 1999 dan awal tahun 2000, US Federal Reserve (Bank Sentral Amerika Serikat) telah meningkat suku bunga secara bertahap sebanyak enam kali dan menganggarkan pengeluaran sebesar multi-milyar dolar untuk menjual secara simultan saham dari perusahaan teknologi terkemuka seperti Dell, Cisco dan IBM yang memicu reaksi berantai investor yang kemudian melikuidasi sahamnya. Perekonomian sudah mulai kehilangan kendali sehingga Dot-com bubble pecah  pada tanggal 10 Maret 2000, ketika indeks komposit NASDAQ memuncak pada 5,048.62 (intra-hari puncak 5,132. 52), lebih dari dua kali lipat nilainya hanya pada tahun sebelumnya. NASDAQ jatuh kurang lebih dikarenakan koreksi oleh sebagian besar para analis pasar modal, pembalikan sebenarnya dan selanjutnya bear market (penurunan umum harga saham di pasar saham selama periode waktu) mungkin telah merugikan dinyatakan penemuan fakta di United States v. Microsoft kasus yang sedang terdengar di pengadilan federal. Pada saat itu didukung oleh munculnya situs-situs internet dan industri teknologi secara umum. Banyak perusahaan mendapatkan pelajaran berharga melalui peristiwa bubble burst tersebut. Banyak investor yang kehilangan uang dalam jumlah yang besar pada dot-com bubble. Faktor  lain dari dot-com bubble burst adalah kinerja yang buruk dari pengencer online hingga Natal 1999, dimana terlalu berlebihan sehingga prediksi penjualan tidak tercapai. Hasil ini dimuat kepada publik pada Maret 2000 yang bertepatan dengan runtuhnya beberapa industri dot-com.

  • Sumber Referensi

  1. Definisi Dot-com Bubble
  2. What caused the Dot Com Bubble Burst in 2000?